Pantai Linau Pantai Wisata Kaur, Bengkulu Selatan
PANTAI LINAU
Pantai Linau merupakan sebuah pantai indah dengan air bening layaknya kaca. Pantai Linau adalah salah satu pantai yang memiliki air yang jernih dan berwarna biru muda. Pantai ini sudah lama dikenal. Letaknya terletak di Desa Linau Kecamatan Maje, tepatnya di sisi jalan lintas Kaur menuju Lampung, berjarak 20 kilometer dari pusat kota Bintuhan, ibukota Kabupaten Bengkulu Selatan, provinsi Bengkulu. Pasir pantai berwarna kecoklatan berpadu dengan birunya ombak setinggi kurang lebih tiga meter membuat pantai ini terlihat begitu eksotis. Pantai yang landai dengan air laut yang bening bagaikan kaca ini merupakan tempat yang indah untuk bersantai dan menceburkan diri atau bersenang -senang dengan keluarga maupun teman- teman. Pantai ini masih alami dan bersih karena tak banyak orang yang tahu dengan pesona dan keindahannya. Pantai Linau akan dijadikan dermaga nasional kota Bengkulu. Pantai ini sejak dahulu menjadi salah satu pintu masuk kapal-kapal Inggris yang ada di Bengkulu.
Fasilitas di tempat ini cukup lengkap, ada beberapa warung makan yang enak dan lezat berjejer di dekat pantai ini. Selain itu yang paling mengasyikkan adalah memangcing. Memancing bersama -sama dengan keluarga maupun teman -teman di pantai nan indah ini adalah suatu momen yang menyenangkan. Disini juga dapat temukan perahu – perahu nelayan yang pergi berlayar dan membawa pulang dengan hasil laut yang didapat. Siang hari, Sepanjang jalan pantai banyak dilelang ikan, gurita dan ikan pari. Gurita disini dijual basah dan kering.Gurita kering dipasangkan dengan bambu-bambu dan dijemur di bawah sinar matahari yang terik. Beragam ikan laut ini dapat dijadikan oleh-oleh dari pantai Linau. Oleh-oleh yang menarik adalah gurita hasil tangkapan nelayan yang dikeringkan atau yang masih segar tersebut. Bukan hanya dapat menikmati pasir yang putih dan air yang jernih, pengunjung juga dapat menikmati sate gurita, ikan bakar dan bermacam – macam aneka seafood lainnya, serta kelapa muda yang bisa dibeli di warung – warung terdekat. Tidak hanya itu, para wisatawan juga bsia memancing ikan di Dermaga Linau. Hasil tangkapan bisa juga dijadikan oleh – oleh untuk pulang nanti. Bukan hanya itu, di pinggir – pinggir pantai tersebut sekarang sudah mulai ada hiasan seperti huruf – huruf besar betulisan Love dan dihiasi dengan hiasan lainnya, sehingga para wisatawan tidak hanya bermain air di pantai dan memancing, tetapi juga bisa berfoto – foto yang akan dijadikan kenangan. Setiap sore hari, dermaga atau pantai ini selalu dikunjungi oleh pengunjung, baik dari kalangan anak-anak, muda-mudi atau remaja, hingga orang tua, untuk menikmati sunset atau matahari terbenam. Keindahan pantai Linau semakin tampak nyata berpadu dengan matahari yang perlahan terbenam. Untuk bisa menikmati Pantai Linau, pengunjung tidak perlu membayar apapun, alias gratis.


Komentar
Posting Komentar